Genset 3000 watt Agar Tetap Aman

genset 3000 watt lebih dari 200 KVA harus menggunakan izin operasi. Hal itu terungkap di Forum Konsultasi Publik mengenai standar layanan perizinan di sektor kelistrikan, yang diselenggarakan oleh Kantor Investasi, ESDM dan Transmigran di provinsi Gorontalo, di Hotel Damhil, kota Gorontalo, Rabu (3/6 / 2019), yang dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Idris Rahim mengatakan bahwa, berdasarkan amanat UU No. 30 tahun 2009 tentang listrik, penggunaan generator di atas 200 KVA harus memiliki izin operasi. Dia menetapkan bahwa undang-undang tersebut juga memberikan sanksi bagi pelaku usaha yang tidak memiliki izin dalam bentuk administrasi, sanksi pidana hingga maksimum denda Rp4 miliar.

genset 3000 watt Kami tentu tidak ingin ada pelaku usaha yang terkena sanksi. Karena itu, regulasi ini harus disosialisasikan, karena manajemen kelistrikan sangat menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi, serta pertumbuhan sektor industri dan UKM di provinsi Gorontalo,” kata Deputi Gubernur Idris Rahim.


Sejauh ini, lanjut Idris, kapasitas listrik di Provinsi Gorontalo telah mengalami surplus hingga 50 mega watt. Namun, karena sistem kelistrikan yang digunakan masih saling berhubungan, sehingga sangat rentan terhadap gangguan dan gangguan yang disebabkan oleh bencana alam.

“Ini adalah kondisi bagi pelaku bisnis untuk menggunakan generator sebagai cadangan untuk memasok listrik. Untuk alasan ini, melalui forum ini saya berharap dapat menghasilkan perjanjian yang dapat diimplementasikan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku,” kata Idris. Sementara itu, kepala listrik, Kantor Investasi, ESDM dan Transmigrasi di provinsi Gorontalo, Rasam Sabaya, menjelaskan bahwa izin operasi pabrik dibagi menjadi tiga klasifikasi, yaitu lisensi untuk generator dengan kapasitas lebih dari 200 KVA, 25 hingga 200 KVA dan kapasitas dari 20 hingga 25 KVA. Penggunaan genset atau yang biasa dikenal dengan genset harus memiliki otorisasi. Sanksi pengoperasian teguran beku jika penggunaan genset dilakukan tanpa izin.

Kapasitas 25-200 KVA harus mendapatkan sertifikat terdaftar di Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral dengan masa berlaku hingga kerusakan generator. Kapasitas lebih besar dari 200 KVA harus memiliki izin yang berfungsi dari Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral dengan masa berlaku 5 tahun. Kondisi penggunaan genset untuk disahkan, yaitu untuk generator dengan kapasitas lebih besar dari 200 KVA.
“Penggunaan generator dengan kapasitas 200 KVA tidak memerlukan otorisasi operasional, tetapi hanya terdaftar dan harus melaporkan kepemilikan. Penggunaan generator diatur oleh hukum. Setiap penggunaan generator dengan kapasitas lebih dari 200 KVA harus mendapatkan izin dari departemen yang bertanggung jawab untuk energi dan sumber daya mineral (ESDM) – dalam bentuk surat operasi (SLO) dan izin operasi (IO) – Kelompok generator dengan kapasitas 25-200 KVA juga diharuskan untuk memperoleh sertifikat terdaftar di tempat dari izin operasi,

sementara di bawah 25 KVA harus melaporkan saja,
Pengumpulan data dan otorisasi generator pembangkit listrik telah sesuai dengan Peraturan No. 29 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral no. 29 tahun 2012 tentang kapasitas generator listrik untuk kepentingan mereka sendiri yang diwujudkan atas dasar otorisasi operasional, UU No. 30 tahun 2009 tentang listrik dan PP no. 14 tahun 2012 tentang pasokan listrik.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*